Home / berita umum / Sering Terjadi Keributan, Suami Istri di Riau Tewas Saling Tikam

Sering Terjadi Keributan, Suami Istri di Riau Tewas Saling Tikam

Sering Terjadi Keributan, Suami Istri di Riau Tewas Saling Tikam – Pasutri Aniadi Waruwu (40) serta istrinya Afedi Zebua, masyarakat Desa Kasang Padang, Kec Bonai Darusalam, Kab Rohul, Riau diketemukan meninggal sesudah sama-sama tikam. Kedua-duanya sampai kini seringkali berlangsung kericuhan dalam rumah tangga.

“Motif tentunya mereka sama-sama bunuh, masih tetap di dalami. Tetapi beberapa info dari keluarga serta tetangga, kedua-duanya sampai kini seringkali cek cok dalam rumah tangga,” kata Kapolsek Bonai Darussalam, Iptu Riza Efendi, Senin (8/10/2018).

Riza menuturkan, pasutri ini seringkali berlangsung pertikaian. Pertikaian dalam rumah tangga ini, yang mengakibatkan satu pekan ini mereka pisahlah ranjang.

“Sebab pertikaian, suaminya pergi tinggalkan rumah. Sebelum tinggalkan rumah, suami sempat pesan, jika tidak istrinya yang mati, ia sendiri yang mati,” kata Riza.

Walaupun telah pisahlah, larut malam suami hadir kembali pada tempat tinggalnya. Ia masuk sesudah mencongkel jendela. Hadirnya di rumah, membuat pertikaian kembali.

“Sebab berkelahi, suaminya menikam istrinya dengan pisau. Sesudah ditikam serta pisau masih tetap menancap ditubuh istrinya, suaminya bergegas keluar dari rumah,” kata Riza.

Tidak diduga, kata Riza, istrinya masih tetap dapat bangun. Pisau yang menancap ia cabut serta bangun ke arah suaminya. Dari arah belakang, istrinya membalas dengan tusukan pisau yang sama ke badan suaminya.

“Lihat hal tersebut anaknya terjaga serta menjerit. Mereka minta pertolongan masyarakat seputar. Masyarakat hadir, tetapi tidak berani masuk sebab berdarah-darah,” kata Riza.

Masyarakat memberikan laporan ke Bhabinkamtibmas ditempat. Bhabin hadir seputar jam 02.00 WIB pagi hari. Sesudah disaksikan, kedua-duanya telah meninggal. Jasad kedua-duanya dibawa ke rumah sakit umum di Kab Bengkalis sebab jaraknya lebih dekat.

“Jasadnya telah dikembalikan ke rumah duka. Gagasannya sore hari ini akan disemayamkan pihak keluarga,” kara Riza. Pasangan suami istri ini mempunyai tiga orang anak serta satu cucu.

“Ya mungkin motif pertikaian ikut masalah ekonomi. Kedua-duanya sampai kini buruh harian terlepas di perkebunan sawit ditempat,” tutup Riza.

About admin